FEB UNIPMA Perkuat SDGs Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi pada SIMBA ke-8, Dorong Bisnis Berkelanjutan bersama Lima Negara
Universitas PGRI Madiun — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Madiun (FEB Universitas PGRI Madiun) memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pendidikan dan pertumbuhan ekonomi, melalui The 8th SIMBA 2026, International Seminar on Management, Business and Accounting Innovation.
Digelar secara daring melalui Zoom, Sabtu (19/9), kemarin, seminar mengusung tema “Circular Growth, Resilience Governance: Uniting Business Ecosystems, Communities, and Innovation for Inclusive Sustainable Development Goals”. Forum membahas bisnis berkelanjutan, tata kelola, inovasi, dan pembangunan inklusif.
Isu tersebut menjadi penting karena laporan keberlanjutan perusahaan terus meningkat, sementara investor, regulator, dan masyarakat masih menghadapi tantangan dalam membedakan kemajuan nyata dari klaim hijau. Karena itu, pengukuran dan tata kelola menjadi bagian penting untuk memastikan kinerja keberlanjutan dapat dipertanggungjawabkan.
SIMBA ke-8 dibuka Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., dan dilanjutkan sambutan Dekan FEB Universitas PGRI Madiun, Dr. Anggita Langgeng Wijaya, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., CRMP.
Keynote speaker Prof. Dr. Dian Agustia, M.Si., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA, Chairman of IAI KAPd sekaligus akademisi Universitas Airlangga, menekankan peran akuntansi dalam membangun kepercayaan terhadap informasi keberlanjutan.
Prof. Dr. Dian Agustia, M.Si., Ak., memperkenalkan konsep “Trust Architecture for Inclusive SDGs” yang terdiri atas measure, govern, include, innovate, dan assure. Beliau juga memaparkan penelitian tentang transparansi emisi karbon, tata kelola, komite manajemen risiko, dan kualitas pengawasan dalam menghadapi risiko lingkungan.
Perspektif ekonomi dan manajemen disampaikan Prof. Dr. Siti Mujanah, MBA., Ph.D., yang membahas pembangunan berkelanjutan di tengah perubahan lingkungan bisnis.
Forum internasional ini menghadirkan lima international invited speakers dari Filipina, Thailand, Malaysia, Qatar, dan Indonesia. Mereka adalah Prof. Jay Pee B. Ilacas, Asst. Prof. Dr. Shubham Pathak, Assoc. Prof. Dr. Kamarudin Othman, Ahmad Ridwan, Ph.D., dan Dr. Heny Sidanti, S.E., M.M.
SIMBA ke-8th melibatkan 291 mahasiswa FEB Universitas PGRI Madiun sebagai presenter, 316 peserta internal, serta 17 artikel dari perguruan tinggi lain di Indonesia. Nueva Ecija University of Science and Technology, Filipina, turut berpartisipasi.
Ketua Panitia sekaligus Chief Executive The 8th SIMBA, Sendy Dwi Haryanto, S.Pd., M.A., CSRS., CSRA., Cert.DA., mengatakan forum tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menguji gagasan melalui presentasi dan mendapatkan masukan dari akademisi lintas negara. “Forum ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan gagasan, mempertahankan argumentasi, dan menerima umpan balik,” ujarnya.
Kerja sama lanjutan diarahkan pada joint research, joint publications, student mobility, guest lectures, dan community engagement. Peserta juga memperoleh lima Continuing Professional Development (CPD) credits, sedangkan artikel terbaik berpeluang diterbitkan pada jurnal terakreditasi SINTA 4, yakni FISCAL, CAPITAL, dan INVENTORY.



